RSS

Lomba Mural (Melukis di dinding tembok) SMAN 16 Sby

12 Oct

Rabu, 12 Oktober 2011, mulai Pukul 06.30 s.d 15.00 WIB, lomba Mural dimulai. Peseta perwakilan kelas X, XI dan XII  terdiri dari 5-10 Orang dari 29 Kelas, berlomba adu kreasi Mural bertema “lingkungan”.

Peserta antusias menggoreskan kanvasnya diatas dinding tembok belakang /samping kelas. Peduli lingkungan bisa dengan mengekspresikan dalam bentuk lukisan. Sampai dengan pukul 15.00 WIB, hasil kerja peserta umumnya baru 30-40 %, besok bisa dilanjutkan setelah pulang sekolah.

Acara lomba ini diliput oleh Media Cetak dan media elektronik, seperti JTV, JawaPos, SCTV , Tunas Hijau dan media lainnya. Hasil lomba akan diumumkan hari Senin pada saat Upacara Bendera. Bagi seluruh peserta tingkatkan semangat mu, biar hasilnya maksimal.

Mural, banyak manfaatnya. Dinding tembok yang tadinya kumuh, kotor, tidak ada manfaat karena  letaknya di bagian paling belakang, tidak tersentuh kebersihan. Sekarang tembok sudah bermakna karena MURAL. Rencanya lahan kosong didepan dinding akan dibuat Kolam Ikan Pancing./Budi Daya Ikan, sehingga warga sekolah bisa mengelola kolam manjadi bernilai ekonomis. Dinding tembok hasil Mural, menjadi  VIEW yang bagus disekeliling kolam.

 
2 Comments

Posted by on October 12, 2011 in LINGKUNGAN

 

Tags:

2 responses to “Lomba Mural (Melukis di dinding tembok) SMAN 16 Sby

  1. Bu Tien

    October 13, 2011 at 2:44 am

    Iya Pak Reza, siswa bisa menyalurkan harsat corat-coret dengan cara yang benar dan pada tempatnya, malahan bisa menjadi ajang kemampuan siswa di bidang seni. Bisa jadi bernilai ekonomis karena melukis.

    Yang paling penting seluruh warga sekola memiliki dan merawat serta mengatur keindahan sekolah.

     
  2. Abdul Razzaq Thahir

    October 13, 2011 at 12:13 am

    Ide brilliant ketika sekolah mengadakan lomba mural. Ini salah satu cara agar siswa bisa mengeksplore kemampuan berolah seni (melukis/menggambar) dengan baik, artinya siswa tidak salah bila corat coret yang dilakukan ini adalah cara yang benar dan terpuji.

    Apalah jadinya bila corat-coret tidak tersalurkan dengan baik ? kita akan melihat betapa kumuhnya tembok, betapa kotor tidak sedap dipandang mata bila siswa mencorat-coret meja kursi seenaknya dengan tipex, spedol, What……? Why……?. Saya mengatakan ide brilliant program ini karena agama suka dengan keindahan, suka dengan kebersihan.

    Bismillah…, semoga cara ini bisa memberi warna sixteen kedepan untuk lebih baik, I love you sixteen….:)

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: