RSS

Muatan Lokal (Pendidikan Lingkungan Hidup)

14 Sep

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri.

PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH) adalah muatan lokal yang dikembangkan di SMA Negeri 16 Surabaya berdasarkan :

  1. Motto  kota Surabaya, sebagai kota Clean and Green
  2. SMA Negeri 16 Surabaya, sebagai  komponen penilaian adipura.
  3. Orientasi muatan lokal tentang PLH adalah 3 R, ( REDUCE, REUSE DAN RECYCLE )

Reduce artinya mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga berarti mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak “terlalu” butuhkan seperti baju baru, aksesoris tambahan atau apa pun yang intinya adalah pengurangan kebutuhan. Kurangi juga penggunaan kertas tissue dengan sapu tangan, kurangi penggunaan kertas di kantor dengan print preview sebelum mencetak agar tidak salah, baca koran online, dan lainnya.

Reuse sendiri berarti pemakaian kembali seperti contohnya memberikan baju-baju bekas anda ke yatim piatu. Tapi yang paling dekat adalah memberikan baju yang kekecilan pada adik atau saudara anda, selain itu baju-baju bayi yang hanya beberapa bulan dipakai masih bagus dan bisa diberikan pada saudara yang membutuhkan.

Recycle adalah mendaur ulang barang. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah organik di rumah anda, menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas bekas untuk menjadi kertas kembali. Daur ulang secara besar-besaran belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Tempat sampah yang membedakan antara organik dan non-organik saja tidak jalan. Malah akhirnya lebih banyak gerilyawan lingkungan yang melakukan daur ulang secara kreatif dan menularkannya pada banyak orang dibandingkan pemerintah.

Reduce diajarkan di kelas X (sepuluh) oleh Guru mata pelajaran Guru Bahasa Indonesia, dan Guru Kimia. Sedangkan Reuse diberikan di kelas XI oleh Guru mata pelajaran geografi dan seni budaya. Recycle diajarkan di kelas XII oleh Guru bahasa indonesia. Guru-guru tersebut mampu memberikan pelajaran muatan lokal karena kualifikasi akademiknya  S1 dan S2.

 Sarana dan Prasaran untuk menunjang muatan lokal tentang Pendidikan Lingkungan Hidup sangat memadai dengan lahan yang sangat luas dengan lingkungan yang hijau, SMA Negeri 16 Surabaya, adalah sekolah yang luas tanah dan bagungan nya paling luas, sehingga untuk Program Lingkungan Hidup sangat cocok di terapkan di sekolah.

Siswa sudah menghasilkan karyanya, berupa pemanfaatan limbah, bisa dijadikan kerajinan tangan berupa  tas, map, topi, taplak meja, vas bunga dll. Semua karya ditempatkan di ruang Khusus sebagai ruang pameran.

 
Leave a comment

Posted by on September 14, 2011 in KURIKULUM, LINGKUNGAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: